Menu Close

Kronologi 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19, Berawal dari Keluhan Batuk dan Pilek

Klaster baru penyebaran Covid 19 merambah dua pondok pesantren di Banyumas. Sebanyak127 santridi Ponpes Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara positif corona. Kluster ini muncul berawal dari keluhan batuk dan pilek dari para santri.

Totalnya ada 138 santri dari dua pondok pesantren tersebut yang positif Covid 19. Di ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang ada 11 santri positif Covid 19. "Di ponpes Kelurahan Purwanegara awalnya salah seorang santri dinyatakan positif Covid 19 lebih dulu."

Dinkes kemudian melakukan tes swab massal dalam beberapa gelombang mulai akhir pekan lalu. Banyak santri yang mengeluh batuk pilek. Karena ada informasi tersebut, Dinkes kemudian datang dan Tes swab secara massal.

Dari total 127 santri yang positif Covid 19, 45 di antaranya ber KTP Banyumas, sementara sisanya berasal dari luar daerah. Kondisi kesehatan dari para santri itu bagus, karena memang bukan kelompok rentan. "Kesehatannya bagus dan rata rata anak usia sekolah atau pelajar," imbuhnya.

Sementara kronologi di ponpes Desa Karanggintung bermula dari seorang santri asal luar daerah yang lebih dulu dinyatakan positif Covid 19. Dari satu kasus positif itu, kemudian dinkes melakukan tracing dan didapati totalnya jadi 11 santri positif Covid 19, dimana 3 di antaranya warga Banyumas. Klaster penyebaran di ponpes Desa Karanggintung dikatakan Sadiyanto telah terkendali dan lebih fokus menangani di ponpes Kelurahan Purwanegara, Purwokerto Utara.

Diberitakan sebelumnya jika 127 santri di sebuah ponpes di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara positif Covid 19. Ponpes ditutup sementara selama 14 hari ke depan, begitu juga di ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, sudah ditutup sejak beberapa waktu lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *